Header Ads

Pelaksanaan Wisuda Daring UPN “Veteran” Yogyakarta

Sambutan Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta dalam wisuda daring periode 3 & 4 tahun ajaran 2019/2020.

Sleman, SIKAP - Wisuda periode 3 dan 4 UPN “Veteran” Yogyakarta tahun ajaran 2019/2020 dilaksanakan secara daring pada Sabtu (25/07). Wisuda yang diikuti 293 mahasiswa dari 5 fakultas ini menggunakan platform meeting online Zoom dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube UPNVY. Wisuda ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Yogyakarta Sri Paduka Pakualam X dan Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono.

“Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, saya harus melepas anda semua dengan cara seperti ini, tanpa tatap muka dan jabat tangan langsung. Gegap gempita sambutan dengan musik dan yel-yel yang biasa diteriakkan oleh mahasiswa masing-masing program studi tidak terdengar hari ini,” ujar Mohamad Irhas Effendi selaku Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia melahirkan tiga kesadaran baru, yakni menyadarkan akan kuasa Tuhan, pentingnya kerendahan hati dan mawas diri, serta menuntut kita untuk menjadi manusia yang adaptif. Saya pun hanya bisa membayangkan senyum anda dan para orang tua karena buah hatinya telah menuntaskan studi,” tutur Irhas dalam sambutannya.


Mahasiswa yang mengikuti prosesi wisuda daring melalui platform meeting online Zoom.

Walaupun prosesi wisuda dilaksanakan secara daring, beberapa mahasiswa tetap antusias menjalaninya. Salah satunya adalah Tyas Rahayu, mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan angkatan 2016. “Jelas senang karena saya merasa kelulusan kita diapresiasi oleh kampus. Sejak pandemi berlangsung, lulusan 2020 ini belum dikasih kepastian ada wisuda atau enggak tahun ini,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memberikan saran terkait pelaksanaan wisuda daring selanjutnya. “Terutama untuk tim pelaksana atau kampus, agar lebih dipersiapkan lagi untuk wisuda daring berikutnya. Disarankan juga untuk memberikan undangan jauh-jauh hari sebelum acara, tidak mendadak.”

Lain halnya dengan Siti Dailah, mahasiswa Jurusan Agroteknologi angkatan 2015. Meskipun telah mendapatkan ijazah, ia mengaku tidak mengikuti prosesi wisuda daring. “Saya tidak mengikuti wisuda online karena ada kepentingan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Saya juga sudah dapat ijazah, karena ijazah ini sudah keluar sebelumnya,” tuturnya. Ia juga menambahkan beberapa temannya juga tidak mengikuti wisuda dengan alasan serupa.

Prosesi wisuda secara daring dilaksanakan sebagai alternatif dari kondisi pandemi Covid-19 yang masih merebak di Indonesia. Pihak kampus akhirnya memutuskan untuk melakukan prosesi wisuda online yang sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2019 tanggal 1 Februari tentang Kalender Akademik tahun ajaran 2019/2020 Program Diploma, Program Sarjana, dan Program Magister. (Fachri Ernanda Ramadhan)


Editor: Rieka Yusuf


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.