Header Ads

AIESEC UPN “Veteran” Yogyakarta Gelar Youth SDGs Conference 2022

 

Youth SDGs Conference 2022 oleh AIESEC UPNVY. (Sumber: Ghalda Nauli S)

Yogyakarta, SIKAP - AIESEC UPN “Veteran” Yogyakarta menggelar presentasi dan sesi deklarasi yang menjadi bagian dari Youth SDGs Conference 2022 pada Minggu (26/6/2022) lalu. Dengan mengangkat tema besar “Indonesian Youth for Climate Mitigation Action” diharapkan seluruh delegasi dapat memahami fokus dan urgensi dalam konferensi, yaitu untuk menyelesaikan masalah krisis air yang terjadi di dunia khususnya di Indonesia dan adanya tindakan nyata penyelesaian dalam perubahan iklim.

Konferensi ini diisi dengan sesi presentasi oleh delegates dan sesi tanya jawab oleh judges kepada setiap kelompok serta awarding kepada setiap kelompok yang berpartisipasi. Delegates yang terbagi dalam lima kelompok yaitu Earth, Temperature, Global Warming, Water, dan Energy melakukan presentasi selama 10 menit dan dilanjutkan dengan tanya jawab oleh juri dengan durasi waktu yang sama.

Salah satu kelompok yang menjadi peserta dalam Youth SDGs Conference 2022 adalah kelompok Water dengan menjelaskan solusi jangka pendek dan panjang terhadap permasalahan iklim dan air yang ada di dunia, khususnya Indonesia. Kelompok Water memaparkan solusi jangka pendek dengan upaya menggalakkan thrifting yang memiliki value untuk meningkatkan fashion dengan pakaian yang dijual kembali, serta melakukan kampanye untuk menggunakan tote bag dan tumbler pada kegiatan sehari-hari. Solusi jangka panjang yang Kelompok Water miliki adalah dengan membangun  biopori untuk meminimalisir banjir dan adanya agroforestry yaitu penanaman di lahan pertanian. 

“Cara kami meng-engage masyarakat dengan menggunakan media sosial seperti Instagram dan YouTube melalui reels, giveaway, dan juga mengadakan penyuluhan dalam bentuk webinar, seminar, dan workshop” papar Nabila Qothrunnada Zulfa, salah satu delegates dari Kelompok Water.

Juri mengapresiasi seluruh delegates karena berasal dari latar belakang yang berbeda-beda serta sudah berani untuk peduli dengan isu krisis air dan energi yang ada di Indonesia. Hal ini dikarenakan isu air dan energi tidak akan dirasakan sebelum dampaknya ada. “Aku melihat ada kecenderungan solusi yang dipaparkan oleh delegasi, mungkin selanjutnya bisa dipecah antar kelompok sehingga bisa menghasilkan solusi yang sesuai” papar Arifah, salah satu judges Youth SDGs Conference 2022.

Arifah juga menambahkan bahwa dari seluruh pemaparan para delegates, belum ada yang membicarakan alasan terjadinya krisis secara dalam dan terinci. “Selamat untuk teman-teman pemuda, semakin tajam, semakin kencang dan semakin kuat untuk bumi dan Indonesia” tambah Arifah.

Sebelum penutupan, Youth SDGs Conference 2022 juga mengadakan sesi awarding yang dimulai dari Group Individual Awarding, Brand Ambassador, Best Facilitator, Declarator, Best Campaign, Best Group, dan Best Delegates. Panitia Youth SDGs Conference 2022 juga menambahkan harapan agar seluruh pemuda memegang tanggung jawab dalam bentuk kontribusi kepada bumi menjadi lebih baik. (Ghalda Nauli S)


Editor: Dias Nurul Fajriani

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.