Musik di Balik Mood dan Semangat Mahasiswa
Ilustrasi kebiasaan mendengarkan musik dalam mengisi waktu luang (Sumber: Cottonbro Studio/Pexels) |
Yogyakarta, Sikap - Saat ini, industri musik berkembang sangat pesat dan mudah diterima oleh sebagian besar orang. Musik kerap menjadi hiburan bagi mahasiswa sekaligus teman dalam menjalani keseharian. Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, musik sering menjadi teman yang mampu menghadirkan ketenangan dan semangat. Hal ini karena musik tidak hanya diterima oleh indra pendengaran, tetapi juga dapat memengaruhi suasana hati dan emosi seseorang melalui berbagai proses yang terjadi di dalam otak.
Berbagai platform yang tersedia seperti spotify, youtube music, serta apple music memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk menikmati musik kapan saja. Dengan mendengarkan musik, aktivitas terasa lebih menyenangkan dan mahasiswa dapat beraktivitas lebih enjoy. Musik yang didengarkan pun sering kali disesuaikan dengan suasana hati yang mereka rasakan.
Bagi sebagian mahasiswa, kebiasaan mendengarkan musik telah menjadi bagian dalam keseharian mereka. Hal tersebut dirasakan oleh Geracia Shanahan Pandiangan, mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.
Dalam kesehariannya, Geracia kerap mendengarkan musik untuk menemaninya beraktivitas sekaligus meningkatkan mood. Baginya, mendengarkan musik dapat membuat suasana terasa rileks dan lebih semangat.
“Menurutku, musik cukup ngaruh dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya kalau sehari nggak dengerin musik rasanya agak kurang aja. Musik lebih sering aku dengerin pas lagi santai, di perjalanan, atau lagi butuh hiburan,” ungkap Geracia.
Berbeda ketika sedang belajar, musik justru bukan menjadi pilihan bagi Geracia. Pilihan untuk tidak mendengarkan musik ketika sedang belajar justru akan membuatnya merasa lebih fokus.
“Biasanya, kalau lagi belajar aku lebih milih buat gak dengerin musik supaya lebih fokus. Menurutku, kalau sambil dengerin musik itu justru fokusnya ke musik, bukan ke tugas,” jelasnya.
Geracia mengaku merasakan adanya perubahan setelah mendengarkan musik dalam kesehariannya. Menurutnya, musik membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih berwarna karena terdapat beberapa lagu yang dapat dikaitkan dengan momen atau suasana tertentu dalam hidup. Ia juga menyebutkan bahwa selain menjadi hiburan, musik juga menjadi sesuatu yang membuat aktivitas lebih menyenangkan. Di satu sisi, terdapat fenomena di mana musik menjadi noise filter. Musik didengarkan tidak untuk diresapi liriknya atau melodinya, tetapi sebagai penjaga mood selama proses belajar.
"Kalau belajar aku kadang dengerin musik, tapi aku gak dengerin yang dangdut Jawa, aku dengerinnya yang slow, biar belajarnya syahdu," ungkap Asfa Aulia Shanty, mahasiswi Hubungan Internasional yang lebih memilih untuk memutar musik tempo lambat saat belajar.
Pengalaman yang serupa juga dirasakan oleh Eldama Gracesyella Simorangkir, mahasiswi Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Ia mengungkapkan dengan mendengarkan musik dapat membuatnya lebih excited dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Menurut aku tuh biasanya sebelum mendengarkan musik kayak kurang mood dan kurang semangat dalam menjalani sesuatu hal, tapi setelah mendengarkan musik biasanya ada semangat baru gitu dalam menjalani aktivitas selanjutnya,” ungkapnya.
Setelah mulai mengenal musik, Grace merasakan adanya perubahan dalam kesehariannya. Kehadiran musik dalam kesehariannya membuat Grace merasa lebih semangat ketika menjalani kehidupan sehari-hari. Bagi Grace, mendengarkan musik menjadi salah satu cara untuk menghadirkan hal positif dalam kesehariannya.
Kemudahan akses terhadap musik menjadikannya bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa. Selain sebagai hiburan, musik juga dapat membantu membangun suasana hati dan menjaga semangat dalam menjalani berbagai aktivitas. Dengan memilih genre yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing, musik tidak hanya menjadi teman dalam beraktivitas, tetapi juga sarana untuk menciptakan pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan dalam menjalani keseharian. (Lydia Wahyu Melvina, Evelyne Rheiva Karyanta)
Tulis Komentarmu