Header Ads

Mendikbud Hadiri Dies Natalis ke-59 UPN "Veteran" Yogyakarta

UPN "Veteran" Yogyakarta rayakan Dies Natalis ke-59, Jumat (15/12). (Foto: Fajar Adrian)
Sleman, SIKAP - Acara Dies Natalis ke-59 Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta dibuka dengan Sidang Senat Terbuka yang diselenggarakan di Gedung W.R. Supratman Auditorium UPN "Veteran" Yogyakarta pada Jumat (15/12) pagi. Sidang Senat Terbuka ini diawali dengan pembacaan laporan mengenai universitas oleh Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Sari Bahagiarti.

      Ia memaparkan beberapa hal berkaitan dengan prestasi dan pencapaian universitas. Di antaranya adalah pencapaian UPN "Veteran" Yogyakarta yang berada di peringkat 8 Nasional di bidang Ilmu Sosial dalam pelaksanaan SBMPTN 2017, serta Ilmu Pengetahuan Alam di peringkat 10. "UPN 'Veteran' Yogyakarta meraih peringkat ke-8 di bidang sosial dan 10 di pengetahuan alam pada penyelenggaraan SBMPTN 2017," tuturnya.

      Setelah pembacaan laporan oleh Rektor, acara dilanjutkan dengan sambutan dan pemberian materi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendy. Kehadirannya sebagai perwailan Presiden Joko Widodo yang semua dijadwalkan memberikan orasi, akan tetapi berhalangan hadir.

Dies Natalis UPN "Veteran" Yogyakarta menghadirkan Mendikbud Muhadjir Effendy. (Foto: Talitha Ardelia)


      Muhadjir berkesempatan memberikan materi mengenai isu-isu global yang sedang terjadi saat ini. Ia membuka sambutan dengan data mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia serta beberapa negara lain di dunia. Mendikbud menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia, yang saat ini sudah menempati pertumbuhan ekonomi tertinggi ke-3 diantara negara G-20.

      "Hal ini (pertumbuhan ekonomi) penting karena saat pertumbuhan ekonomi semakin tinggi, maka ini indikasi untuk masuk ke kategori negara maju," jelasnya.

Mahasiswa mendengarkan orasi dari Mendikbud. (Foto: Fajar Adrian)


      Salah satu peserta dari Sidang Senat Terbuka, Laode Syawal Fajaruddin menyatakan acara ini cukup bagus karena memberikan tambahan pengetahuan bagi mahasiswa. Meski begitu, ia sedikit kecewa karena Presiden RI, Joko Widodo tidak dapat hadir di acara ini.

      "Bagus sih, nambah pengetahuan, tapi sayangnya Presiden nggak jadi datang, padahal awalnya direncanakan bisa datang," tutur mahasiswa Program Studi Teknik Kimia ini.

      Selain orasi ilmiah dari Mendikbud, rangkaian Dies Natalis akan dilanjutkan dengan agenda Pulang Kampus yang diikuti oleh Ikatan Alumni UPN "Veteran" Yogyakarta hingga Minggu (17/12). (Adi Ihsanuddin)

Editor: Lajeng Padmaratri
Diberdayakan oleh Blogger.