Header Ads

Kuliah Umum Media Massa dan Era Revolusi Digital

Suasana Kuliah Umum Media Massa dan Era Revolusi Digital (1/10).

Yogyakarta, SIKAP - Penulis, pengamat dan peneliti media, Agus Sudibyo menghimbau mahasiswa mau mengembangkan media lokal di era digital. Hal itu disampaikan saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi, UPN V YK pada Sabtu (1/10) di Ruang Seminar Agus Salim.

Dalam kuliah umum tersebut, Agus Sudibyo membawakan materi tentang Lanskap Baru Industri Media Massa di Era Revolusi Digital. Tampak juga puluhan mahasiswa menghadiri Kuliah umum tersebut. “Karna perkembangan teknologi dan kecepatan arus informasi saat ini, ke depan, masa depan media online itu akan semakin berkembang,” ujarnya.

Kuliah berlangsung selama dua jam sejak pukul 13.00 WIB. Pada penjelasannya Agus juga memaparkan bagaimana perusahaan-perusahaan raksasa seperti Google dan Yahoo dapat menguasai dunia digital. Hal ini membuat beberapa mahasiswa aktif bertanya di sesi akhir kuliah umum.

“Pemain media online itu dikuasai perusahaan raksasa seperti Google dan Yahoo, walaupun mereka bukan portal berita namun karna search engine mampu menghimpun informasi dari portal berita yang ada,” ulasnya.

Agus juga menjelaskan bahwa jangan sampai pemerintah Indonesia berpihak pada mereka. Pemerintah dan para pekerja media harus berpihak pada pengembangan media-media lokal dan nasional. “Ke depan perkembangan media online sangat bergantung apakah pemerintah dapat membuat policy-policy yang mendukung pengembangan media online lokal,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Prodi Ilmu Komunikasi UPN V YK, Subhan Afifi dalam sambutannya mengatakan perlunya wawasan tentang revolusi pada era digital bagi para mahasiswa. “Ke depan kita semakin menghadapi media massa dalam era digital. Mahasiswa dan para dosen perlu wawasan lebih tentang media massa dan era digital agar bisa mengikuti perkembangan dan bertahan,” ujarnya.

Ditemui usai kuliah umum, Rustia Dania Putri, mahasiswi konsentrasi jurnalistik ini menyatakan bahwa dirinya mendapat manfaat karena banyak pengetahuan baru tentang media massa dalam era digital. “Jadi tau tentang perkembangan kondisi new media saat ini, baru tau juga tentang masalah-masalah perusahaan besar seperti Google dalam media massa,” ungkapnya. (Maya Arina P)
Diberdayakan oleh Blogger.