Header Ads

Menggali Potensi Diri Melalui Youth Speak Forum 2018


Dibya Pradana memberikan materi dalam Youth Speak Forum 2018 (foto: Novella)
Menilik perkembangan pemuda di Indonesia yang tengah menjadi sorotan, AIESEC UPN “Veteran” Yogyakarta mengajak untuk berpartisipasi dalam aksi nyata melalui kreativitas. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kontribusi untuk bangsa Indonesia.

Menurut salah satu peserta, Dyah Ayu Dina, saat ini pemuda dihadapkan dengan krisis pengembangan diri. “Ini sangat urgent, sebagai pemuda menurut saya era digitalisasi itu ada dua sisi baik sama buruk, baiknya membantu secara ekonomi, buruknya dengan semakin berkembangnya era digitalisasi  banyak masalah sosial yang terjadi,” Katanya.

Untuk mengatasi itu, AIESEC UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan sebuah proyek bertajuk Youth Speak Forum 2018 pada Sabtu (10/11) pagi hari. Acara tersebut diharapkan mampu mewadahi masyarakat muda untuk mengembangkan ide-ide kreatif. Alasan ditargetkan ke pemuda karena mereka merupakan the next generation of this country.

Selain itu, Youth Speak Forum 2018 ingin menanamkan leadership potential agar anak muda tahu dan mampu meningkatkan potensi itu. Leadership ini juga menjadi salah satu mental reason untuk menyelesaikan masalah agar tidak terjadi krisis identitas.

Bagi Dina, Youth Speak Forum 2018 bisa menjadi sebuah platform bagi para pemuda dalam memecahkan masalah yang terjadi di dunia sekitar. Hal tersebut, lanjut Dina, bisa untuk mengantisipasi situasi langsung di lapangan.

“Saran aku sendiri untuk pemuda yang kurang percaya diri dengan diri sendiri, mereka sebaiknya menyikapinya dengan berani dan bersikap yakin bahwa setiap orang itu punya kesempatan dan jangan pernah takut mencoba,” Tutup Dina. (Novella Candra Wastika)

Editor: Aqmarina Laili Asyrafi

Diberdayakan oleh Blogger.