Header Ads

Menanti Gelaran LDK Mahasiswa Baru

(Infografik: Ida Nur Apriani)

Bagi mahasiswa baru, mengenal dan menjalin keakraban tidak berhenti hanya ketika acara Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) usai. Serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2018 ini Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta akan kembali mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi mahasiswa baru angkatan 2018. Dilihat dari update Instagram @prada.komunikasi, LDK akan diselenggarakan pada tanggal 17-18 November 2018.

Sebelum berlanjut ke informasi mengenai LDK Ilmu Komunikasi, mari mengetahui pandangan tentang kegiatan ini di mata mahasiswa baru. Jadid Purwaka, salah satu mahasiswa baru Ilmu Komunikasi 2018 mengungkapkan bahwa LDK ialah “Sebuah kegiatan berupa penanaman dan pengenalan apa itu kepemimpinan beserta lingkungan kepemimpinan mereka.”

Jadid sudah memperoleh informasi mengenai LDK sejak sosialisasi yang dilakukan Himakom pada masa pengenalan kampus. Meski diperuntukkan bagi satu angkatan mahasiswa baru, Himakom menilai agenda ini tidak diselenggarakan hanya untuk menjalin keakraban semata. “Satu momen di mana kegiatan itu akan berdampak besoknya, berkaitan dengan kaderisasi organisasi kemahasiswaan dan KSM (kelompok studi mahasiswa), latihan dasar kepemimpinan, dan ngerti Komunikasi dari lanjutan PKK,” terang Ketua Himakom, Gladysia Ramadhani beberapa waktu lalu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ini menjadi syarat bagi mahasiswa mendapatkan baju seragam atau biasa disebut oleh kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi sebagai korsa (komando satu rasa). Oleh Himakom, korsa dijadikan identitas mahasiswa Ilmu Komunikasi. 

Selain mendapatkan baju berdominan warna hitam ini, keikutsertaan mahasiswa baru dalam LDK penting bagi mahasiswa baru agar dapat menjadi pengurus, baik di Himakom dan KSM. Gladys mejelaskan bahwa ketika akan menjadi pengurus Himakom ataupun KSM, dari AD-ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) Himakom mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti LDK. “Tanpa menciderai AD-ART masing-masing (KSM, red), wajib bagi yang mau berorganisasi di KSM. Kalau nggak bisa ikut tahun ini, ya ikut tahun depannya,” tambahnya.

Berdasarkan kesepakatan dari musyawarah besar saat pengangkatan ketua Himakom periode 2017-2018, LDK direncanakan akan dilaksanakan pada semester pertama mahasiswa baru. Berbeda seperti dua tahun sebelumnya, di mana agenda LDK jatuh pada semester kedua. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada saat kelangsungan open recruitment anggota baru organisasi kemahasiswaan. Sebab setelah LDK terlaksana, akan ada rangkaian penerimaan anggota baru bagi HMPS, KSM, dan organisasi lainnya yang berada di Ilmu Komunikasi.

Ketua LDK 2018, Ghofar Ismail berharap LDK dapat berdampak positif bagi mahasiswa. “Timbul kekeluargaan, relasi dari maba sampai ke alumni, fokusnya ketiga angkatan yaitu 2016, 2017, dan 2018. Sehingga di kelanjutan himpunan dan KSM bisa lebib akrab,” harap dia.

Ghofar juga berpesan agar mahasiswa baru tidak menyia-nyiakan momen ini. “Sepertinya sepele tapi kalau nggak diikuti ketinggalan banyak hal, dari nggak dapat korsa, nanti nggak bakal ngerasain di kemudian hari ada cerita-cerita. Biar di kehidupan kampus lebih akrab kekeluargaannya,” jelasnya. (Ida Nur Apriani) 

Editor : Lajeng Padmaratri
Diberdayakan oleh Blogger.