Header Ads

Cara Jitu Sukses Input KRS

Cara jitu input KRS. (Ilustrasi: Leo Bisma)
Kehidupan mahasiswa mungkin bisa dianalogikan dengan berlari. Awalnya sangat bersemangat ketika berinteraksi dengan hal baru, lalu perlahan tenaga mulai habis dan terengah-engah di akhir semester. Semester baru bagi anak kuliahan hampir bisa dikatakan seperti memulai kembali segala sesuatu setelah mahasiswa tersebut sudah berhenti terengah-engah dan siap melanjutkan kembali larinya.

Memulai kembali semester yang akan diambil bisa jadi hal yang cukup penting untuk dipersiapkan secara matang. Mempersiapkan biaya kuliah, target prestasi akademik, bahkan sukses di dunia percintaan misalnya, bisa saja terjadi. Apa lagi yang umumnya dipersiapkan oleh mahasiswa-mahasiswa yang siap lari itu jika bukan rencana studi?

Input Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang acapkali disebut mahasiswa dengan istilah ‘KRS-an’ dianggap menjadi prosesi pra-kuliah paling menguras waktu, pikiran, dan bukan tidak mungkin, menguras dompet juga. Bagaimana bisa? KRS menjadi standar yang mereka terapkan untuk menjalani satu semester kuliah mendatang.

Mahasiswa mungkin sering berpikir jadwal kuliah memiliki pengaruh terhadap kelulusan mereka dalam mata kuliah tertentu. Contoh kecilnya, jadwal kuliah pagi rentan tertinggal akibat datang terlambat, kelas terlalu sore bisa jadi membuat tak fokus karna terlanjur mengantuk, dan sebagainya. Faktor dosen juga menjadi salah satu penyebab utama. Tentu saja, tidak semua mahasiswa secara sukarela berniat membahayakan IPK (indeks prestasi kumulatif) sempurna miliknya demi mencoba tantangan baru.

Dengan alasan-alasan di atas, tulisan ini mencoba untuk memberi tips agar proses input KRS kalian berjalan lancar dan sesuai ekspektasi, atau setidaknya jika gagal pun tidak amat terlalu kecewa.

Persiapkan jadwal. (Ilustrasi: Leo Bisma)


1. Persiapkan jadwal
Jadwal yang akan disusun terdiri dari mata kuliah umum wajib dan pilihan. Bagi jurusan tertentu, terdapat pula mata kuliah konsentrasi. Lalu bagaimana cara mempersiapkan jadwal yang baik? Pastikan kalian memilih kelas yang jadwalnya sesuai dengan kecocokan situasi kalian dalam belajar. 

Jika memiliki masalah dalam bangun pagi, disarankan untuk mengambil kelas yang tidak terlalu awal. Selain itu, keadaan geografis  kampus yang terlalu jauh dari rumah atau indekos kamu, akan sangat efisien jika mengambil kelas dengan jam yang berkelanjutan. Hal ini membuatmu dapat terhindar dari rasa gabut ketika menunggu kelas selanjutnya.

Mengapa jadwalnya yang harus menyesuaikan? Pada dasarnya tidak harus. Hanya saja mungkin akan terasa lebih baik apabila kamu mempermudah dirimu dengan tidak harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Apalagi jika kamu memiliki rencana untuk melakukan pekerjaan paruh waktu, mengatur jadwal kuliah akan sangat penting.

Konsultasi dengan teman. (Ilustrasi: Leo Bisma)

2. Perbanyak konsultasi
Walau sering disepelekan, konsultasi mata kuliah nyatanya cukup penting, karena tak jarang konsultasi dapat mengubah keputusan seseorang dalam menyusun KRS.  Hal ini menjadi penting karena kamu tidak tahu apa yang akan kamu hadapi esok hari. Untuk itu, bertanya pada seseorang yang lebih berpengalaman di perkuliahan tak ada salahnya.

Secara formal, pihak kampus telah menyediakan waktu bagi mahasiswa untuk mengkonsultasikan rencana akademiknya kepada dosen wali. Selain mengobrol tentang masalah dunia perkuliahan, kamu juga bisa meminta wejangan dari dosen walimu mengenai pengambilan kelas tertentu. Selain itu, kamu juga bisa langsung bertanya kepada senior di perkuliahan tentang materi kuliah atau perihal dosen yang cara mengajarnya cocok dengan gaya belajar kamu.

Konsultasi akan berefek baik kepada kamu juga orang-orang di sekitarmu. Selain saling tukar pengalaman, konsultasi bisa dianggap sebagai bentuk silaturahmi pada orang sekitarmu.

3. Persiapkan mental
Momen mengisi KRS mungkin menjadi salah satu persaingan selanjutnya bagi mahasiswa, setelah persaingan masuk perguruan tinggi. Kalau dulu kamu saingan merebut bangku kuliah, sekarang persaingannya ialah memilih dosen favorit. Jangan heran, karena kelas-kelas dosen favorit ini memang sudah dipantau oleh teman-temanmu (baca:saingan) juga. Jadi selain persiapan dari segi jadwal dan referensi, persiapan mental juga diperlukan supaya tidak panik dan malah kehilangan lebih banyak kelas.

Mengisi KRS bersama teman-teman juga tidak buruk untuk dicoba. Berkumpul dengan teman-teman dapat membuat kamu lebih rileks dalam penantian portal input KRS dibuka karena bisa menunggu sambil bercerita dan membuat emosi kamu lebih stabil. Mengisi KRS bersama teman juga memudahkan apabila ingin menerapkan jadwal yang sama agar bisa mendapatkan kelas yang sama dengan temanmu, meski hal ini jarang terjadi.

Ketika mendapati kelas yang diincar sudah terpenuhi kuota mahasiswanya, seringkali mental kita menjadi drop. Hal tersebut membuat persiapan yang sudah kau lakukan menyusun jadwal jauh-jauh hari menjadi kacau, karena harus rela mendapat kelas yang tersisa untuk jadwalmu. Untuk itu, jangan langsung merasa down!  Ketika kelas incaranmu sudah penuh bergegaslah mencari kelas mata kuliah yang lain agar segera bisa kamu input sebelum kelas habis tak bersisa. 

4. Unggul dari yang lain
Napoleon memenangkan banyak peperangan karena strateginya. Begitu pula dengan mengisi KRS. Untuk memenangkan kelas favorit, kamu juga butuh strategi. Hindari menginput mata kuliah melalui komputer yang lemot. Apalagi input KRS dari ponsel, sangat tidak dianjurkan. Unggullah dari yang lain dengan menggunakan perangkat komputer yang mampu bekerja cepat. Pastikan juga koneksi internet kamu lancar, dengan kecepatan relatif tinggi dan yang terpenting stabil!

Persiapkan dirimu dengan plan A & plan B . Hal ini sangat berguna apabila sesuatu berjalan tak sesuai harapan, kamu dapat dengan segera menemukan solusinya. Misalkan terdapat mata kuliah dengan dua kelas di waktu bersamaan, masukkan kedua kelas itu kedalam daftar input di kertas sebagai jaga-jaga apabila kelas prioritasmu sudah penuh.

5. Luangkan waktu
Pada hari-H pengisian KRS, kosongkan seluruh jadwal kegiatanmu dan batalkan rencana yang lain. Tidak ada jaminan bahwa proses input mata kuliah akan berjalan lancar dan tepat waktu sesuai jadwal dari kampus. Buatlah dirimu fokus penuh pada KRS agar mendapatkan jadwal yang diinginkan. Usahakan juga untuk aktif mencari-cari informasi dari kantor pengajaran atau grup messenger kampusmu apabila ada masalah, sehingga kamu segera tahu apa yang harus dilakukan.

6. Istirahat cukup
Memastikan cukup istirahat juga perlu, karena bukan tidak mungkin terjadi masalah pada sistem, dan pengisian KRS tertunda hingga berjam-jam dan kamu tidak pernah tahu kapan portalnya akan terbuka. Hal ini menyebabkan kamu harus sabar menunggu di depan komputer dan berharap tidak tertinggal dari yang lain.
Cek masa KRS. (Ilustrasi: Leo Bisma)

7. Cek kembali seluruh kelas dan mata kuliah yang kamu pilih
Tak jarang di detik-detik menjelang hari pengisian KRS, ada perubahan jadwal dari dosen dan lain-lainnya. Pastikan untuk selalu memantau informasi yang diberikan dan mengecek untuk terakhir kalinya pilihan kelasmu sebelum portal dibuka. Hal ini sangat penting karena jika jadwal yang tersedia tak sesuai dengan perencanaanmu, maka kamu tidak bisa bersiap untuk merubah jadwal. Daripada nantinya kamu menyesal, luangkanlah sedikit waktumu untuk kembali mengecek jadwal yang terbaru.

8. Berdoa
Yang terakhir dan salah satu yang terpenting, jangan lupa berdoa. Mintalah restu kepada yang Maha Mengatur agar urusan kamu dapat dilancarkan dan sukses dalam mengisi KRS tanpa hambatan. Berdoa juga membantu agar tetap tenang dan kalem ketika mengisi KRS.

Jadi, sudah siapkah bertarung dalam peperangan KRS esok hari? (Leo Bisma)
Diberdayakan oleh Blogger.