Header Ads

Mie Des, Kuliner Nikmat Asli Pundong, Bantul


Nikmatnya Mie Pedes (Foto: Ghofar)
      Ketika berkunjung ke Bantul, akan terasa kurang jika tidak menikmati uniknya rasa mie des, salah satu kuliner khas dari Kecamatan Pundong, Bantul, Yogyakarta. Mie des atau kependekan dari bakmie pedes adalah olahan mie yang dimasak dengan kuah maupun digoreng.

      Makanan ini terbuat dari tepung ketela/tapioka dengan ukuran lebih besar dari mie pada umumnya. Teksturnya pun lebih kenyal dan basah serta tidak tahan lama karena dibuat tanpa bahan pengawet. Pastinya olahan ini sehat dan sangat bergizi bagi tubuh serta mudah untuk dicerna.

       Jika dilihat dari cara pengolahannya, mie des tidak jauh berbeda dengan bakmi jawa. Hanya saja mie des pada umumnya dimasak tidak terlalu lama untuk menjaga kekenyalan bakmi dengan cita rasa pedas. Selain itu harganya juga berbeda, mie des berkisar 7-10 ribu rupiah, sedangkan bakmi jawa berkisar 10-20 ribu rupiah.

      Hampir di semua kecamatan di Bantul terdapat warung-warung yang menjajakan mie des dengan cita rasa yang berbeda pula. Salah satunya ialah warung mie des “Mbak Anik” yang beralamat di Desa Ngupit, Patalan, Jetis, Bantul. Nama "Mbak Anik" merupakan pemilik warung turun temurun ini yang dimulai dari ibunya yang bernama Mbah Pawiro.

Mie Des Mbak Anik (Foto: Ghofar)
       Anik dibantu suaminya mulai merintis usaha ini sejak tahun 2001. Ia meneruskan usaha dari ibunya dengan tetap mempertahankan resep warisan kakeknya. Anik dan suami selalu terlihat serasi berada di dapur untuk memasak tiap pesanan dengan dibantu dua karyawan. Dalam sehari saja, Anik bisa menghabiskan 25-30 kg bahan mie ketela untuk pembuatan mie des yang ia jajakan mulai pukul 17.00 sampai habis dagangannya.

       “Dulu cuma bantu ibu jualan, setelah nikah sama Mas Agus diberi amanah buat jalanin usaha mulai tahun 2001,” kisah Anik.

       Mie des "Mbak Anik" terkenal dengan cita rasa pedas gurih. Bukan sekadar pedas biasa, bahkan pembeli dapat memilih level pedasnya. Mereka menggunakan cabai kering buatan sendiri, yaitu dengan mengeringkan cabai lalu menumbuknya hingga halus. Sedangkan, untuk rasa gurih berasal dari ebi dan bumbu seperti kemiri, bawang putih, bawang merah, dan merica serta tentunya tambahan telur.  Apabila rasa pedasnya kurang, Anik mempersilahkan pelanggan untuk menambah cabai kering di dapur.

       “Sering pelanggan minta tambah cabai kering, ya monggo mawon (silahkan saja),” ujar Anik dengan keramahannya.

       Letak warung yang berada di desa dan dikelilingi area persawahan tidak membuat warung sepi dari pembeli. Bahkan bisa dibilang ramai pengunjung meskipun hujan.

       “Kadang pembeli sampai antri tempat duduk. Padahal udah tak sediain tikar tambahan sampai ke ruang keluarga,” ujar ibu dua anak itu.

       Daftar menu pesan mie des "Mbak Anik" antara lain mie des rebus, mie des goreng, magelangan goreng, magelangan rebus, dan nasi godog. Untuk minuman tersedia teh, jeruk, kopi, dan susu dalam keadaan panas maupun dengan es batu. Untuk daftar harga warung mie des "Mbak Anik" cukup merakyat, yaitu 7.500 rupiah untuk menu bakmi goreng/rebus, serta 10.000 rupiah untuk menu nasi goreng/rebus dan magelangan goreng/rebus. Sedangkan untuk minuman cukup 2500 rupiah untuk teh dan 3000 rupiah untuk jeruk, kopi, dan susu.

       Meski mie des tergolong makanan tradisional, namun makanan ini sangat populer bagi kalangan pelajar hingga menjadi jajanan kekinian bagi mereka. Tak hanya itu, mie des "Mbak Anik" saat ini dapat dipesan melalui aplikasi Go-Food.

       Jika Anda juga ingin menikmati lezatnya mie des "Mbak Anik", silakan berkunjung ke warungnya melalui Jl.Parangtritis. Sesampainya di kilometer 15, Anda akan mendapati Klinik Patalan. Kemudian ada jalan masuk ke arah timur, ikuti jalan tersebut sekitar 200 meter hingga anda menemukan warung mie des "Mbak Anik" yang berada di tepi sawah. Anda juga dapat mengakses lokasi dengan aplikasi Google Maps dengan menuliskan “Mie des Mbak Anik Patalan” pada kolom pencarian. (Ghofar Ismail)


(Editor: Mufqi Rafif)
Diberdayakan oleh Blogger.