Header Ads

Bakmi Djowo : Ajang Ekspresi Mahasiswa Baru

Penampilan salah satu band dalam acara Bakmi Djawa. ©dokumentasi panitia
SIKAP-YOGYAKARTA, Mahasiswa Ilmu Komunikasi  Angkatan 2015 bekerja sama dengan ketiga Kelompok Studi Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Komunikasi  (HIMAKOM), menyelenggarakan acara Bakmi Djawa pada Sabtu (24/9) malam.

Bakmi Djowo merupakan sebuah akronim dari Bangun Komunikasi, Dijogo lan  . Makna dari akronim itu adalah mengajak seluruh warga Komunikasi untuk membangun Jurusan Komunikasi menjadi lebih berarti dari saat ini. “Dijogo” berarti dijaga dari kemungkinan konflik apapun, serta “Digowo” yakni dibawa ke arah yang lebih baik.

Bakmi Djowo terselenggara sebagai wujud terima kasih kepada senior atas bimbingan yang diberikan selama angkatan 2015 menjadi mahasiswa baru ditahun sebelumnya. Tak hanya itu, acara tersebut juga menjadi salah satu ajang ekspresi angkatan 2015 yang kali ini menonjolkan ekspresi kekeluargaan dan sikap kritis terhadap kampus. Seperti keterangan Widi selaku ketua panitia.

Bakmi Djowo dimeriahkan oleh penyanyi dan band lokal. Acara dimulai dengan alunan dangdut dari APYD Pro, dan dilanjutkan oleh Nawa Etnika yang memadu-padankan antara band modern dengan gamelan sebagai penampil penutup acara. Hadir pula Obor Fire Dance yang membawakan tari api khas Bali. Selanjutnya  Felix yang merupakan finalis X-Faktor membawakan beberapa lagu akustik sebagai penutup.

Pemilihan Guest Star pada acara tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa angkatan 2015 ingin membantah bahwasannya generasi saat ini sudah mulai melupakan kesenian daerah, dan hanya menyukai seni modern. “Intinya, kita angkatan 2015 pengen membantah kalo anak muda zaman sekarang banyak yang melupakan budaya, contohnya kami yang masih mau menampilkan dangdut, gamelan, dan tari obor khas Bali,” jelas Widi yang juga Komting Komunikasi 2015.

Hujan yang mengguyur Jogjakarta dengan intensitas yang cukup deras sempat menunda dimulainya acara tersebut. Acara yang seharusnya dimulai pada pukul 19.00 tertunda hingga pukul 19.45 WIB. Meski sempat tertunda, acar tetap berlangsung meriah dan tidak menyurutkan semangat penonton yang hadir malam itu.

“Luar biasa. Acara tetap menarik, meskipun hujan sempat mengganggu jalannya acara.” ujar Mufqi salah satu penonton dalam acara tersebut. (Adi Ihsanuddin)
Diberdayakan oleh Blogger.