Header Ads

Avikom Kembali Menampilkan Karya Kreatif

Pemutaran film karya Avikom
Yogyakarta, SIKAP - Kelompok Studi Mahasiswa Audio Visual Komunikasi (KSM Avikom) menggelar acara The Premiere. Mengusung tema Old and Beauty, acara tersebut memutar dua film sebagai bentuk persembahan karya kreatif mahasiswa, pada Jumat, (20/11/2015) di Ruang Seminar FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta. 

Karya angkatan 2013 diwakili oleh Bagus Reinaldi dengan judul film “8” dan Peserta Pendidikan Lanjutan Avikom angkatan 2014 oleh Ayesha Alma Almera dengan judul film “Asal?”. 


Film berjudul “8” karya Bagus Reinaldi mencetuskan ide cerita tentang kehidupan kerja keras kaum bawah dalam mencari sesuap nasi, namun secara tidak sadar juga menjadi pemenuhan kebutuhan kaum atas. “Sebuah kehidupan yang menghidupi kaum yang di atas”, jelas Bagus. 

Angka delapan pada judul film dipilih karena alasan menjadi lambang kehidupan yang yang tidak pernah putus dari bawah ke atas. “Di treatment sempat mendapat  kesusahan kira-kira apa yang cocok ide ini maka digambarkan dengan lambang saja”, pungkasnya. 

Senada dengan karya Bagus, judul film karya Ayesha juga unik yaitu terdiri dari satu kata berakhiran tanda tanya yang sarat akan ide cerita dalam filmnya. “Ide filmnya religi. Asal?  Singaktan dari Ada Salah tapi bisa berarti juga Adzan yang Salah”, terang Ayesha. 

Film karya Ayesha bercerita tentang kisah nyata kebiasaan rasa acuh masyarakat terhadap panggilan Adzan yang memicu seorang pria religius ingin mengubah kebiasaan tersebut dengan jalan adzan di waktu yang tidak tepat untuk mendapatkan perhatian. “Dulu pernah pergi ke Malioboro ada yang adzan nggak pada waktunya terus disitu orang-orang bingung semua”, tambahnya. 

Kedua film dalam acara tersebut tidak luput mendapat banyak apresisasi dalam bentuk tepuk tangan dan menyampaikan pendapat dari penonton setelah menonton film tersebut. Ide cerita yang ringan dan menginspirasi menjadi alasannya. “Saya sangat mengapresiasi filmnya, memang benar ada seperti itu di masyarakat kita”, tutur salah satu penonton. (Gladysia Ramadani)
Diberdayakan oleh Blogger.