Header Ads

72 Buah Layang-layang Kebangsaan Terbang di Langit Utara Kraton Yogyakarta

Editor : Fariha Sulmaihati
Suasana peringatan Hari Pancasila Alun-Alun Utara Yogyakarta (1/6). (Instagram @voilajogja)

Yogyakarta, Sikap – Layang-layang kebangsaan sebanyak 72 buah diterbangkan diatas Alun-alun Utara Yogyakarta Kamis (1/6). Formasi yang dibentuk oleh Perkalin (Perkumpulan Pekarya Layang-Layang Indonesia) ini sengaja dibuat untuk memperingati hari lahirnya Pancasila.


Penerbangan 72 layang-layang menjadi salah satu bentuk rangkaian acara peringatan Hari Pancasila yang dilangsungkan diatas langit Alun-alun Utara Yogyakarta. Dalam formasi ini, layang-layang Garuda Pancasila berukuran 2 Meter x 2 Meter dan layang-layang dengan lambang Yogyakarta akan diterbangkan dan diapit 72 layang-layang merah putih.

"Kita ingin meneguhkan kembali (Pancasila sebagai dasar negara) bukan hanya lambang tetapi juga simbol dari falsafah bangsa. Meneguhkan bersama kembali bahwa merah putih sebagai semangat kebangsaan kita," ujar Harry Cahya, Ketua Perkalin (Perkumpulan Pekarya Layang-layang Indonesia).

Seorang anak tengah menerbangkan layang-layang untuk Peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Utara Yogyakarta (1/6). (Instagram @viqture)
Acara ini dimulai pukul 14.00 WIB untuk penerbangan layang-layang, lalu dilanjutkan acara Audabe, Ikrar pancasila, orasi dari Sri Sultan Hamengku Buwono X hingga buka bersama pada pukul 17.30 WIB di Kagungan Dalem Pagelaran Keraton Yogyakarta.

"Panitia sudah disiapkan beberapa hari yang lalu, saya dan teman-teman juga membantu untuk penerbangan 72 Layang-layang yang dimaknai untuk mengingat 72 tahunnya pasca kemerdekaan negara Indonesia," sebut Heri dari organisasi Laskar Tentara Langit Familia saat dihubungi Sikap Pers, Kamis 1 Juni 2017.

Peringatan hari lahirnya Pancasila dengan menerbangkan puluhan layang-layang baru pertama kali digelar di Yogyakarta. Lambang dasar negara yakni Pancasila dianggap pasif hanya berada di dinding rumah atau kelas. Acara peringatan hari pancasila ini digelar khusus untuk mengangkat kembali lambang dasar negara Indonesia, Garuda Pancasila. (Octarinda Manjaya)
Diberdayakan oleh Blogger.