Header Ads

Avikom Menuju Momentum 2017

Editor : Jalu Rahman Dewantara
Poster penyelenggaraan Pre-Event Momentum 2017 oleh Audio Visual Komunikasi (Avikom)
Yogyakarta, SIKAP Beberapa waktu yang lalu, tepatnya 18-19 Maret 2017, Kelompok Studi Mahasiswa(KSM) Avikom mengadakan Pra-Event Momentum yang diselenggarakan di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Acara yang menampilkan kreasi film dari berbagai komunitas sineas di Pulau Jawa ini berlangsung meriah.
Hal tersebut terbukti dari antusias penonton terutama di hari kedua acara berlangsung. Banyaknya penonton yang hadir juga diakui Ketua Avikom, Hendra. Mahasiswa angkatan 2013 ini yakin bahwa penonton akan terus bertambah seiring waktu.

Pra-Event Momentum ini merupakan rangkaian acara mengantarkan film-film yang lolos kurasi pada puncak acara Momentum 2017, 22-23 Maret mendatang. Karya film yang belum lolos kurasi tetap ditayangkan pada kesempatan ini. Alangkah lebih baiknya, kita tetap mengapresiasi karya film yang belum lolos kurasi,” jelas ketua penyelenggara Momentum 2017, Hilman Wicaksono.

Menariknya, acara Pra-Event Momentum menggunakan dua tempat yaitu Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada Sabtu (18/3) di hari pertama, sedangkan penayangan hari kedua di gedung Hagios, UKDW Yogyakarta. Hilman beralasan dengan menggunakan dua tempat tersebut, penyelenggara dapat menjaring lebih banyak penonton baik di daerah selatan maupun Kota Yogyakarta.

Berbeda dengan acara Momentum sebelumnya yang hanya berskala regional Yogyakarta, pada tahun ini Momentum mengikutsertakan karya komunitas film di Pulau Jawa. Momentum yang digagas oleh Avikom ini bertujuan untuk mempererat silahturahmi komunitas film di Jawa dengan bentuk apresiasi film.   


Tidak hanya Avikom, penyelenggaraan apresiasi karya komunitas film ini turut dibantu oleh komunitas-komunitas film lain di Yogyakarta. Menyatukan komunitas-komunitas film diakui Hilman pada awalnya cukup sulit terlebih untuk menyatukan waktu. Namun, Momentum ini diharapkan sebagai wadah untuk menyatukan komunitas film dengan visi yang sama. 
(Farhan Kurniadi)
Diberdayakan oleh Blogger.